11 Langkah Cerdas Migrasi ke Open Source dan Alasannya

Adakah dari kalian yang lelah menggunakan OS yang kalian pakai dan ingin mencari solusi alternatif? Mungkin sudah saatnya kalian beralih ke Open Source. Berikut ini akan saya sebutkan 11 langkah cerdas migrasi ke open source beserta alasannya. Ada banyak sistem operasi open source, tapi yang kita bahas selanjutnya khusus ubuntu.

Sebelum memulai langkah-langkah migrasi, kita harus tahu apa arti migrasi itu sendiri. Migrasi menurut KBBI adalah perpindahan penduduk dari satu tempat ke tempat lain untuk menetap. Apabila kita analogikan, penduduk adalah pengguna dan hardware-nya, sedangkan tempat yang dimaksud adalah OS itu sendiri. Jadi migrasi di sini adalah aktivitas perpindahan dari OS satu ke OS lain.

Migrasi dilakukan dengan berbagai alasan. Dan alasan yang paling umum adalah virus. Penyebaran virus terjadi karena penggunaan software yang tidak berlisensi atau bajakan. Hal ini dikarenakan sebagian dari kita tidak mampu membeli software yang berlisensi sehingga mencari hasil cracking. Biasanya software dari cracking itu disertai virus saat kita mengunduh dari internet. Namun penyebaran virus terjadi bukan hanya karena sebab di atas saja. Yang paling sering terjadi adalah karena aktivitas akses data melalui USB maupun dari internet.

Ada alasan lain mengapa harus migrasi. Pemerintah telah membuat deklarasi Indonesia Go Open Source (IGOS) yang salah satu tujuannya untuk mempercepat penguasaan teknologi informasi di Indonesia melalui pemanfaatan Open Source. Adanya UU No. 19 tahun 2002 mengenai Hak Atas Kekayaan Intelektual (HAKI) juga menjadi pertimbangan kita untuk melakukan migrasi. Karena penggunaan software bajakan jelas melanggar peraturan tersebut.

Apabila sudah mantap untuk migrasi, kita lakukan langkah-langkahnya:

1. Tentukan Tujuan

Tentukan tujuan migrasi kita mau ke mana. Karena bahasan kita masalah open source, maka kita migrasi ke linux.

2. Cari Tahu dan Pelajari

Kita pelajari linux itu sendiri. Apa yang membedakan dengan OS yang kita pakai sebelumnya. Apa saja kelebihan dan kekurangnnya. Hal ini untuk mengantisipasi dan mencari solusi alternatifnya. Paling tidak kita paham bagaimana cara install dan uninstall aplikasi.

3. Pilih Distribusi Linux

Tentukan distribusi linux yang hendak digunakan. Sesuaikan dengan kebutuhan kalian. Penting juga untuk memperhatikan review dari penggunanya dan utamakan yang user friendly.

4. Lihat Kebutuhan dan Dukungan Sistem Terhadap Hardware

Saat memilih distro, hendak juga memperhatikan kemampuan hardware. Untuk yang meiliki RAM kurang dari 2 GB lebih baik pilih yang 32 bit, di atas 2 GB pilih yang 64 bit. Hal ini berhubungan dengan kinerja hardware.

5. Baca Panduan Installasi

Baca panduan instalasinya. Perhatikan baik-baik panduannya terutama saat melakukan partisi hardisk.

6. Backup Data

Lakukan backup data untuk menghindari terhapusnya data-data saat melakukan instalasi.

7. Download Distribusi Linux yang Dipilih

Inilah keistimewaan linux, dia menyediakan OS installer-nya secara gratis untuk diunduh. Silahkan ke website masing-masing distribusi untuk mengunduh.

8. Burning Distro Linux ke CD/USB

Jika sudah selesai mengunduh installer-nya, burning ke CD/USB sebagai media saat instalasi.

9. Instalasi

Lakukan instalasi sesuai dengan panduan instalasi yang sudah dibaca.

10. Cari, Baca, dan Ikuti Referensinya

Setelah melakukan instalasi, lakukan hal yang harus dilakukan setelah menginstal linux. Contohnya menginstal codec supaya bisa menikmati musik dan video atau menginstal aplikasi-aplikasi penting.

11. Bergabung Dengan Forum dan Komunitas Open Source

Silahkan bergabung dengan forum dan komunitas Open Source yang akan membantu kalian apabila menemukan masalah dengan linux. Ada ubuntu-indonesia.com, askubuntu.com, dan grup di media sosial.

Jadi itulah langkah-langkah migrasi ke open source. Sudah saatnya kita beralih ke Open Source. Selamat mencoba.

Sumber :
Walid Umar - 11 Langkah Cerdas Migrasi ke Open Source dan Alasannya
http://khannedy.com/2009/11/05/alasan-alasan-yang-salah-migrasi-dari-windows-ke-linux/




Comments

Popular posts from this blog

About

5 Langkah Mudah Install Ubuntu